Komentar Sepanjang Waktu

Ini aneh, itu aneh…?

Kreatifnya Pedagan Premium Eceran

Hari ini, pengalaman luar biasa untuk saya. Luar biasa karena salut pada kreatifnya para penjual premium eceran. Sudah ditetapkan agar harga eceran Rp. 7000,- bukannya melawan, malah kreatif dalam berdagang demi mendapat untung. Soal untung ini, relatif, bisa halal bisa tidak.

Kreatifnya begini: mereka memang menyediakan harga yang 7000, dengan ukuran kurang dari satu liter. Yah, sangat kuranglah, dibanding dengan ukuran liter biasa yang selama ini dipakai alias botol pengecer premium yang umum di Palangka Raya. Sementara harga yang 9000, juga disediakan. Ukurannya nih, penuh sampai botolnya ga ada kosong bagian leher. Andaikan beras, botolnya mungkin ga bisa ditutup.

Kadang mikir juga, apa bedanya sih? Saya bukan ahlinya mesin yang tahu banyak hal soal BBM yang digunakan untuk mesin itu sendiri. Tapi pernah saya alami, baru aja dua hari beli premium yang dipinggir jalan ini, motor saya ga mau hidup. Setelah bawa ke bengkel, waow, kaburatornya setengah terisi dengan air. Pengalaman lain, kondisi mesin, luar biasa panas. Bukan menuduh, tapi saya yakin, campuran premium yang kita beli dipinggir jalan itu pasti ada. Buktinya, kalau saya mengeluarkan bensin dan menumpahkan ke lantai saat membersihkan kaburator, gelembung-gelembung kecil banyak sekali. Beda jauh kalau saya membeli premium di SPUB.

Ada ga ya yang pernah mengalami hal ini? Yah, boleh sih, sah-sah aja… :) tapi yang benar dong kreatifitasnya. Jangan terlalu merugikan banyak orang. Ntar Allah menghukum lho… :)

1 Komentar »

[...] hingga mencapai jarak lebih dari 1 km dari stasiun tersebut. Apalagi pengecer bensin eceran semakin kreatif menyikapi kebijakan pemerintah dengan menakar 1 liter TIDAK TEPAT UKURANNYA [...]


Komentar Anda

HTML-Tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>